Dapatkan informasi secara realtime dengan mengikuti kami di Blogger   or Google News

Dasar Radioterapi

Please wait 0 seconds...
Scroll Down and click on Go to Link for destination
Congrats! Link is Generated


 Teknik Radioterapi Dasar

Mata Kuliah     : Teknik Radioterapi Dasar
Dosen               : Putri Pradita Nuramalia, M.Tr.ID
                            Fitrus Ardoni, M.Tr.ID

Teknik Dasar Radioterapi: Pengertian, Jenis, dan Proses Pelaksanaannya

Radioterapi merupakan salah satu modalitas utama dalam pengobatan kanker selain pembedahan dan kemoterapi. Terapi ini menggunakan radiasi pengion untuk menghancurkan sel kanker, menghambat pertumbuhannya, serta mengurangi gejala yang ditimbulkan oleh penyakit kanker.

Sejarah Singkat Radioterapi

Perkembangan radioterapi tidak terlepas dari penemuan radiasi dan radioaktivitas yang menjadi dasar penggunaan radiasi dalam bidang medis.

  • 1895 – Wilhelm Conrad Roentgen menemukan sinar-X.
  • 1898 – Henri Becquerel menemukan radioaktivitas.
  • 1898 – Marie Curie menemukan unsur radium dan memperkenalkan konsep radioaktivitas.
  • 1899 – Radioterapi pertama kali digunakan dalam bidang medis.
  • 1922 – Radioterapi mulai diakui sebagai bagian dari ilmu kedokteran.

Apa Itu Kanker?

Kanker adalah penyakit yang terjadi ketika sel-sel tubuh tumbuh secara abnormal dan tidak terkendali. Sel kanker dapat membelah diri dengan cepat, membentuk massa yang disebut tumor, serta menyebar ke organ lain melalui darah maupun sistem limfatik dalam proses yang dikenal sebagai metastasis.

Modalitas Pengobatan Kanker

Secara umum terdapat tiga modalitas utama dalam terapi kanker:

Modalitas Deskripsi
Pembedahan Mengangkat tumor atau jaringan kanker secara fisik.
Kemoterapi Menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel kanker atau meningkatkan sensitivitas terhadap radiasi.
Radioterapi Menggunakan radiasi pengion untuk menghancurkan sel kanker.

Ketiga modalitas tersebut dapat digunakan secara tunggal maupun kombinasi tergantung jenis kanker, stadium penyakit, lokasi tumor, dan kondisi pasien.

Pengertian Radioterapi

Radioterapi adalah metode pengobatan kanker menggunakan radiasi pengion yang berasal dari sumber radioaktif maupun pembangkit radiasi modern. Tujuan utama radioterapi adalah memberikan dosis radiasi yang optimal pada tumor sambil meminimalkan dosis yang diterima jaringan sehat di sekitarnya.

Prinsip Radioterapi:
  • Memberikan dosis radiasi yang tepat dan terukur pada volume tumor.
  • Memaksimalkan penghancuran sel kanker.
  • Meminimalkan kerusakan organ sehat (Organ at Risk/OAR).

Tujuan Radioterapi

1. Radioterapi Kuratif (Radikal)

Radioterapi kuratif bertujuan untuk menyembuhkan kanker. Dosis radiasi yang diberikan relatif tinggi dan mencakup tumor beserta kemungkinan penyebaran mikroskopis di sekitarnya.

2. Radioterapi Paliatif

Radioterapi paliatif bertujuan mengurangi gejala seperti nyeri, perdarahan, atau penekanan organ akibat tumor. Dosis yang diberikan lebih rendah dengan waktu terapi yang lebih singkat.

Jenis Radioterapi

1. Radioterapi Eksterna (Teleterapi)

Radioterapi eksterna merupakan metode penyinaran dimana sumber radiasi berada di luar tubuh pasien. Berkas radiasi diarahkan menuju target kanker dengan jarak tertentu dari permukaan tubuh.

Peralatan Teleterapi Modern

  • Cobalt-60
  • Linear Accelerator (LINAC)
  • Gamma Knife
  • Cyber Knife
  • Tomotherapy
  • LINAC-MRI Hybrid
  • Proton Therapy

2. Radioterapi Internal (Brakhiterapi)

Brakhiterapi adalah metode radioterapi dimana sumber radioaktif ditempatkan langsung di dalam atau dekat tumor. Teknik ini memungkinkan pemberian dosis tinggi pada tumor dengan paparan yang lebih rendah terhadap jaringan sehat.

Sumber radioaktif yang sering digunakan antara lain:

  • Iridium-192
  • Cobalt-60
  • Cesium-137
  • Iodine-125

Peralatan Radioterapi Utama

Cobalt-60

Cobalt-60 merupakan sumber radioaktif yang memancarkan radiasi gamma dengan energi rata-rata 1,25 MeV dan memiliki waktu paruh sekitar 5,27 tahun.

Linear Accelerator (LINAC)

LINAC adalah alat radioterapi modern yang mempercepat elektron hingga energi tinggi untuk menghasilkan sinar-X atau elektron terapi. Energi yang digunakan berkisar antara 4–25 MeV.

LINAC dapat menghasilkan:

  • Foton
  • Elektron
  • Neutron (pada energi tinggi)

Gamma Knife

Gamma Knife digunakan terutama untuk radiosurgery pada tumor otak. Sistem ini menggunakan 192–201 sumber Cobalt-60 yang difokuskan ke target secara presisi tinggi.

Tomotherapy dan LINAC-MRI

Teknologi ini menggabungkan radioterapi dengan sistem pencitraan sehingga memungkinkan visualisasi tumor secara lebih akurat selama proses penyinaran.

Tim dalam Pelayanan Radioterapi

Pelayanan radioterapi melibatkan berbagai tenaga profesional, yaitu:

  • Dokter Spesialis Onkologi Radiasi
  • Fisikawan Medis
  • Radiografer Radioterapi (RTT)
  • Perawat Radioterapi
  • Petugas Proteksi Radiasi (PPR)
  • Dokter Anestesi
  • Engineer
  • Administrasi dan tenaga pendukung lainnya

Alur Pelayanan Radioterapi

  1. Pendaftaran pasien
  2. Konsultasi dengan dokter onkologi radiasi
  3. Simulasi (Simulator atau CT-Simulator)
  4. Konturing target tumor
  5. Perencanaan terapi menggunakan TPS
  6. Pembuatan alat bantu (moulding)
  7. Verifikasi posisi pasien
  8. Penyinaran
  9. Evaluasi dan follow-up

Volume Target dalam Radioterapi

Istilah Definisi
GTV Gross Tumor Volume, yaitu tumor yang terlihat atau terdeteksi.
CTV Clinical Target Volume, yaitu GTV ditambah kemungkinan penyebaran mikroskopis.
PTV Planning Target Volume, yaitu CTV ditambah margin ketidakpastian posisi.
OAR Organ At Risk, yaitu organ sehat yang harus dilindungi dari paparan radiasi berlebihan.

Treatment Planning System (TPS)

TPS adalah sistem komputer yang digunakan untuk merancang terapi radiasi secara optimal. Sistem ini digunakan untuk:

  • Menentukan arah penyinaran terbaik.
  • Menghitung distribusi dosis.
  • Menghasilkan kurva isodosis.
  • Membuat Dose Volume Histogram (DVH).
  • Menghitung waktu penyinaran.

Teknik Dasar Penyinaran Radioterapi

1. Single Field Technique

Menggunakan satu lapangan radiasi dan sering diterapkan pada kasus paliatif seperti metastasis tulang belakang.

2. Two Field Technique

Menggunakan dua lapangan radiasi yang dapat berupa:

  • Parallel opposed field
  • Oblique field
  • Tangential field

3. Multiple Field Technique

Menggunakan tiga atau empat lapangan radiasi untuk meningkatkan distribusi dosis pada tumor sekaligus menurunkan dosis pada organ sehat.

4. Rotation Technique

Sumber radiasi berputar mengelilingi pasien secara kontinu sehingga dosis terpusat pada target tumor.

5. Arc Technique

Merupakan teknik rotasi parsial dimana penyinaran hanya dilakukan pada sudut tertentu untuk melindungi organ kritis.

Kesimpulan

Radioterapi merupakan salah satu modalitas utama dalam pengobatan kanker yang memanfaatkan radiasi pengion untuk menghancurkan sel kanker. Perkembangan teknologi seperti LINAC, Gamma Knife, Tomotherapy, dan LINAC-MRI telah meningkatkan akurasi serta efektivitas terapi. Keberhasilan radioterapi sangat bergantung pada perencanaan yang matang, penentuan target yang tepat, serta pemilihan teknik penyinaran yang sesuai sehingga dosis maksimal dapat diberikan pada tumor dengan perlindungan optimal terhadap jaringan sehat.

Preview PPT

Related Posts

Baca juga :

About the Author

Lecturer in Diagnostic Radiography & Radiotherapy

Post a Comment

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.